Skip ke Konten

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Ini Informasi Lengkapnya

25 Februari 2026 oleh
Admin
| Belum ada komentar

Gnext Indonesia, Jakarta - Sepanjang tahun 2026 akan terjadi empat fenomena gerhana, terdiri dari dua gerhana Bulan dan dua gerhana Matahari. Salah satu yang paling dinantikan adalah gerhana Bulan total yang akan berlangsung pada 3 Maret 2026.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam Almanak 2026, puncak gerhana Bulan total diperkirakan terjadi pada pukul 18.34.52 WIB.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Pengertian, Jadwal, dan Wilayah Pengamatan


Apa Itu Gerhana Bulan?

Gerhana Bulan adalah peristiwa ketika cahaya Matahari yang menuju Bulan terhalang oleh Bumi. Hal ini terjadi karena posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus. Akibatnya, Bulan masuk ke bayangan Bumi sehingga tampak gelap atau kemerahan.

Fenomena ini hanya terjadi saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Pada gerhana Bulan total, seluruh permukaan Bulan berada dalam bayangan inti (umbra) Bumi.


Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 (WIB)

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, berikut tahapan gerhana:

  • Gerhana penumbra mulai (P1): 15.44.22
  • Gerhana sebagian mulai (U1): 16.50.00
  • Gerhana total mulai (U2): 18.04.26
  • Puncak gerhana (MID): 18.34.52
  • Gerhana total berakhir (U3): 19.02.45
  • Gerhana sebagian berakhir (U4): 20.17.10
  • Gerhana penumbra berakhir (P4): 21.22.59


Dapat Diamati dari Indonesia

Gerhana Bulan total pada 3 Maret 2026 dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, fenomena ini juga terlihat di Amerika, Australia, serta kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Asia Tengah.

Masyarakat bisa mengamati langsung sesuai waktu setempat atau mengikuti siaran langsung melalui laman resmi BMKG.

Admin 25 Februari 2026
Share post ini


Label
Arsip
Masuk untuk meninggalkan komentar